Elektro-Hipertermia Termodulasi Menginduksi Respons Stres Lokal dan Penghambatan Pertumbuhan yang Menonjol pada Isograft Kanker Payudara Tikus

Gambar 1

Pengaruh perawatan elektro-hipertermia (mEHT) termodulasi berulang pada ukuran dan berat tumor. Kaliper digital dan data ultrasound setelah tiga (SEBUAH,C,E) dan lima (B,D,F) perawatan (garis putus-putus, SEBUAH,B). Berat tumor (C,D), gambar skala dari tumor yang dipotong (E,F). (SEBUAHE) tidak(palsu) = 7, tidak(mEHT) = 18. (BF) tidak(palsu) = 9, tidak(mEHT) = 7. Rata-rata ± SEM, (SEBUAH,B) ANOVA dua arah, koreksi Bonferroni, (C,D) Uji Mann-Whitney, *: p < 0,05, **: p < 0,01, ***: p < 0,001, ****: p < 0,0001. Garis sel: 4T07, 3-5× dirawat.