Mikrokalsifikasi mamografi dan risiko kanker payudara

Latar Belakang:

Mikrokalsifikasi mamografi dianggap sebagai tanda awal kanker payudara (BC). Kami memeriksa hubungan antara kelompok mikrokalsifikasi dan risiko BC secara keseluruhan dan subtipe-spesifik. Selanjutnya, kami mempelajari bagaimana kepadatan mamografi (MD) mempengaruhi hubungan antara kelompok mikrokalsifikasi dan risiko BC.

Metode:

Kami menggunakan kohort prospektif (n = 53,273) wanita Swedia dengan informasi komprehensif tentang faktor risiko BC dan mammogram. Jumlah total kelompok mikrokalsifikasi dan MD diukur masing-masing menggunakan sistem deteksi berbantuan komputer dan metode STRATUS. Regresi Cox dan regresi logistik digunakan untuk menganalisis data.

Hasil:

Secara keseluruhan, 676 wanita didiagnosis dengan BC. Wanita dengan 3 kelompok mikrokalsifikasi memiliki rasio bahaya [HR] dari 2,17 (interval kepercayaan 95% [CI] = 1,57-3,01) dibandingkan dengan wanita tanpa cluster. Perkiraan risiko lebih menonjol pada wanita pramenopause (HR = 2,93; 95% CI = 1,67-5,16). Untuk wanita pascamenopause, kelompok mikrokalsifikasi dan MD memiliki pengaruh yang sama pada risiko BC. Tidak ada interaksi yang diamati antara kelompok mikrokalsifikasi dan MD. Cluster mikrokalsifikasi secara signifikan terkait dengan kanker payudara in situ (rasio odds: 2,03; 95% CI = 1,13-3,63).

Kesimpulan:

Cluster mikrokalsifikasi merupakan faktor risiko independen untuk BC, dengan risiko yang diperkirakan lebih tinggi pada wanita premenopause. Pada wanita pascamenopause, kelompok mikrokalsifikasi memiliki hubungan yang sama dengan BC sebagai MD awal.